Menunggu Kereta di Lounge Anggrek Stasiun Tugu Yogyakarta

Aku tergopoh-gopoh menuju sebuah ruangan. Antrean mengular.  Antrean tadi bermuara pada beberapa petugas berpakaian biru dengan motif batik. Sementara petugas masih sangat sibuk dengan mesin, wajah mereka sangat serius dan fokus. Konsentrasi penuh. Tidak ingin melewatkan sedetikpun. Aku mendesak masuk, menuju ke sebuah mesin di salah satu bagian ruangan. Kebalikan, serangkaian mesin ini justru cenderung tidak terlalu ramai. Syukur tidak terlalu ramai, batinku.

Read More

Rencana Liburan Ke Dieng

Tidak ada yang lebih menyenangkan selain berlibur bersama kawan. Sahabat dekat yang berpisah ratusan kilometer. Sahabat dekat yang dulunya menjadi tempat bercanda, berkeluh kesah, tempat mencontek berdiskusi soal materi kuliah, bahkan menggalau mengapa energi yang dikembangkan di dunia ini adalah listrik dan bukan magnet. Namun seiring berjalannya waktu, kami harus berpisah, dipisahkan oleh jarak ratusan kilometer. Tentu untuk menjalani kehidupan masing-masing. Meski begitu, silaturahim melalui pesan-pesan di aplikasi chatting masih berjalan, saling berbagi kabar, agar tak merasa kehilangan.

Read More

Kawasan Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya

Cuaca Surabaya memang sedang luar biasa terik hari itu. Tak tanggung-tanggung, melalui sebuah aplikasi pada telepon pintar milik temanku, Dhita, suhu di Surabaya mencapai 32° dalam skala Celsius. Sepertinya cukup panas untuk dapat mengeringkan cucian dalam setengah hari saja. Setelah aku menuntaskan keinginan untuk mengenang Siola, kami (Aku dan Dhita) sejenak menyusuri Jalan Tunjungan sembari berfoto. Namun karena suhu yang cukup terik, kami memutuskan hanya sampai di depan Hotel Majapahit saja, dan kembali ke tempat parkir, di basement Siola. Dari sana, kami menaiki motor menuju ke Hutan Mangrove, di Wonorejo, Surabaya.

Read More