Menjemput Fajar Punthuk Setumbu

Mungkin sebaiknya kita memiliki setidaknya satu orang teman yang seperti Mas Adit. Tidak terlalu ribet kalau urusan jalan-jalan. Selama tidak bentrok dengan jadwal, mau ke mana saja dia siap. Tipikal orang yang sudah menyiapkan satu tas berisi pakaian untuk berjaga-jaga. Soal tempat juga tidak terlalu banyak memilih. Meski memiliki target-target kecil seperti ke tempat A, B, C, tapi tidak kemudian memaksakan kehendak. Dan seperti kebanyakan karyawan pada umumnya, dia bertubuh tambun.

******

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK

Piknik Tipis ke Ketep Pass

Banyak sekali alasan masing-masing pejalan untuk melakukan perjalanan, ada yang untuk mencari jati diri, mencari makna kehidupan, sekedar melepas penat setelah bekerja, mengikuti trend kekinian ala anak gaul, atau karena kabur dari sesuatu. Semua itu tidak ada yang benar atau salah karena menyangkut diri pribadi masing-masing, tak bisa dipaksakan.

Kabur? Memang ada masalah apa kok sampai kabur? Kali ini alasannya cukup jelas. Aku kabur karena PLN Jogja sudah memberi informasi sejak sehari sebelumnya bahwa listrik di daerah kosku akan dipadamkan terkait dengan kegiatan penggantian kabel. Daripada mati gaya di kost, akhirnya aku sepakat untuk ikut dengan salah seorang temanku, jalan-jalan ke Ketep Pass.

https://twitter.com/pln_jogja/status/693367736219488256
BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK